Hati Ibarat Helm

            Kali ini saya menggunakan helm sebagai analogi dari hati kita. Tentunya hampir semua orang sudah pernah menggunakan, atau minimal tahu dengan bentuk dan fungsi helm. Semua orang tahu bahwa fungsi utama helm ialah sebagai pelindung kepala bagi pengendara sepeda motor.  Kepala  merupakan suatu organ terpenting bagi manusia. Hati kita juga melindungi jiwa dan pikiran kita dari segala ancaman dari luar maupun dalam.  Jiwa dan pikiran kita juga merupakan salah satu bagian terpenting dari manusia.

Dalam hal ini, perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain diumpamakan seperti perjalanan hidup manusia dari waktu ke waktu. Agar bisa selamat sampai tujuan, pengendara sepeda motor harus melengkapi dirinya dengan helm. Begitu juga bagi seseorang yang menjalani lika-liku hidup,  ia harus melengkapi dirinya dengan hati agar dapat menjaga hidupnya ke arah yang lebih baik.

Untuk melakukan perjalanan, memakai helm saja tidak cukup.  Kaca dari helm tersebut harus bersih dan terjaga dari debu, agar kita lebih mudah melihat arah kemana tujuan kita. Dengan penglihatan yang nyaman, tentunya akan menghindarkan kita dari kecelakaan yang mungkin saja terjadi.  Hati kita juga sama seperti helm. Manusia harus menjaga hatinya agar selalu bersih dari sifat-sifat buruk. Sifat buruk ini antara lain : iri , dengki, egois,  mudah marah, dsb. Jika kita bisa menjaga hati kita dari sifat tersebut, tentunya kita akan lebih mudah melihat  arah positif tujuan hidup kita.  Dengan begitu, kita akan lebih mudah menggapai tujuan hidup yang kita inginkan sebelumnnya.

Selain itu, helm juga melindungi kepala kita dari panas maupun dingin ketika kita melakukan perjalanan.  Jika kepala kita terkena panas ataupun dinginnya hujan, tentunya kepala kita akan terasa pusing dan akan berdampak pada tubuh kita.  Begitu juga dengan hati kita. Hati kita juga akan melindungi kita dari pengaruh luar yang mampu merubah pola pikir dan arah hidup kita.

Saya mencoba untuk menganalogikan hati kita dengan helm, karena hampir semua orang sudah pernah memakai helm. Ketika mereka bepergian, seharusnya mereka juga ingat dengan pentingnya hati dalam setiap manusia.  Sekian😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s