[PUISI] Racun Biadab

Siang dan malam kau berpendar.

Tak kenal waktu kau bergentayangan dan berpencar

Menelusuri kehidupan menimba keuntungan

Tak pandang kaum kau singgahi.

Tak lihat warna kau susupi

Demi raihan uang kau nikmati

 

Busuk dan kotor racunmu tak kita sadari

Betapa bodohnya kita? betapa lugu dan polosnya kita?

Ataukah diri ini yang tak bisa memilah dan memilah

 

Alur ceritamu tak semudah pikiranku

Keburukan yang kau tunjukan

Kami nikmati bak oase di tengah padang pasir yang bergumam

Tak ayal lagi diri ini merasa terbodohi

Merasa teracuni

Merasa logika ini mati

Karena tingkahmu

Oh, SINETRON

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s