Monitoring Dari Banyuwangi

Saat itu masih tanggal 13 Juli 2009 dan waktu menunjukkan sekitar pukul 10 pagi. Pada waktu itu, aku dan teman-temanku sangat serius dalam mengerjakan projectnya masing-masing. Biasanya sih ga’ seperti ini. Mungkin karena ada kunjungan dari big boss kami yang membuat hari itu terasa berbeda. Big boss kami datang sekitar jam setengah 6 pagi. Sehari sebelum big boss kami datang, kami membersihkan kamar terlebih dahulu supaya beliau tidak ngomel (:D). Saat semua orang serius dengan project-nya masing-masing, tiba-tiba seseorang masuk ke kantor kami. Aku kira mungkin ada tamu dari kantor, dan ternyata orang itu Pak Mursalin. Wah, kami ber-enam lumayan kaget. Bagaimana tidak, dari pihak sekolah sendiri tidak ada pemberitahuan bahwa akan ada monitoring dari sekolah. Dengan terengah-engah dan berkeringat, Pak Mursalin akhirnya duduk di kursi yang kami suguhkan.

Kami ber-enam langsung bersalam-salam dan sedikit berbincang-bincang dengan beliau. Tidak lama kemudian, Mas Bagus keluar dari sarangnya setelah mengadakan meeting dengan big boss. Mas Bagus dan Pak Mursalin langsung bertegur sapa dan berbincang-bincang. Belum sempat beristirahat, Pak Mursalin langsung di ajak meeting dengan big boss. Sekitar pukul setengah sebelas, kami ber-enam, Mas Bagus , Mas Dwi dan seseorang yang sedang bertugas mengecat kantor hendak bertolak ke Angkrigan untuk mengisi perut yang sudah mulai kaliren. Sebelumya, Mas Bagus sudah minta izin ke big boss untuk makan siang. Saat aku sedang nikmat-nikmatnya menyantap Nasi kucing dan sate usus, Tiba-tiba Pak Mursalin datang dari arah Utara. Kami pun menawari makan beliau, tapi Pak Mursalin hanya ingin membeli air mineral di Toko dekat Angkringan. Setelah Pak Mursalin membeli sebotol air mineral, kami langsung berbincang-bincang dengan beliau. Setelah kenyang, kami langsung pulang menuju kantor, tapi sebelumya kami harus membayar makanan kepada pemilik Angkringan. Saat dalam perjalanan menuju kantor,

terlihat seseorang memakai baju hitam, ternyata itu big boss. Big boss pun ngomel-ngomel nggak jelas ke Mas Bagus(kasihan Mas Bagus). Setelah puas mengomel, akhirnya big boss menuju ke arah selatan. Entah ke angkringan atau ke mana(sepertinya sih mencari makan). Saat di kantor, kami langsung melaksanakan sholat dhuhur dan kembali bekerja melanjutkan tugas kami masing. Tidak terasa, jam kerja pun berakhir. Kami langsung melaksanakan ibadah sholat maghrib(tapi sebelumnya, sudah sholat ashar). Setelah melaksanakan sholat maghrib, Pak Mursalin pun masuk ke kamar kami dan berpamitan untuk pulang. Aku merasa kasihan kepada Pak Mursalin, baru satu hari saja dan belum sempat beristirahat beliau langsung ingin pulang. Setelah berpamitan, Pak Mursalin langsung berangakat dengan diantar oleh seseorang yang bertugas mengecat kantor. Aku senang, setelah 3 bulan lebih PSG di Jogja akhirnya di kunjungi juga oleh pihak sekolah walaupun hanya satu hari. Terima kasih Pak Mursalin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s